Malang Tak Dapat ditolak, Untung diraih dengan Xperience dari Traveloka

12:50



Siang itu, di kantor yang AC-nya sedang dingin-dinginnya Aku sedang rehat sejenak dan membuka ponsel. Ada sebuah kabar mengejutkan dari Lazu. Lazu mengirimkan chat yang isinya:

"Trip kita ke Ranu Kumbolo fix dibatalin sama pihak open tripnya karena Semeru belum buka untuk pendakian" 

You know what? Itu di H-3 dari tanggal keberangkatan. Responku ketika itu oooh tentu saja langsung ngedrop shaaay. Nyesek parah. Sedih. Beuuuh rasanya kalang kabut lah. Coba bayangkan sajaaaaa rencana sudah matang sekali, tinggal berangkat doang padahal. Cuti yang sudah susah payah diajukan akhirnya diterima. Tiket kereta eskekutif yang enggak murah dan terlanjur dipesan. Ampun... Rasanya Aku dan Lazu mumet seketika dong. Kami bingung luar biasa menghadapi situasi tak terduga itu. Mungkin inilah yang dibilang, “manusia hanya dapat berencana, pada akhirnya Tuhan-lah yang menentukan jalan yang terbaik.”

Awalnya Lazu bilang, yaudah deh mau gimana lagi, enggak usah  jadi berangkat aja, memang belum diizinkan ke Malang barangkali.”, tapi memang dasarnya Mita ini si anak keras kepala jadi kekeuh banget mesti kudu wajib tetep berangkat gimana pun caranya. Dan akhirnya Aku dan Lazu nekat berangkat dan benar-benar berangkat tanpa rencana. Bener-bener yaudah yang penting jadi sampai saja dulu di sana, nanti dipikirkan lagi rencananya di perjalananAsli, baru dalam perjalanan itu doang yang pergi modal niat aja, tanpa rencana yang benar-benar matang.


Di H-1 keberangkatan, kami baru mencari-cari informasi mengenai penginapan, sekalian memesan jika mendapatkan penginapan yang cocok. Lewat Traveloka akhirnya kami mendapatkan informasi penginapan yang berkonsep dormitory khas backpacker. Aku sih enggak masalah ya. Malahan sengaja aku meminta khusus pada Lazu supaya kita nginep di home stay dengan konsep itu aja biar bisa bareng sama rombongan lain. Padahal aslinya aku tuh enggak berani kalau di kamar hotel sendirian. Jadi meski kami pergi berdua ya enggak menginap berduaan di dalam satu kamar yang sama juga. Dan homestay yang kami pilih yang campuran. Sengaja, biar tetep bareng walaupun aku memilih yang fasilitas kamarnya dipisah antara perempuan dan laki-laki. Jadi meski penginapan campuran ya, para cewek-cewek tetep bisa punya wilayah privasi juga dong. Dan setelah mengecek informasi dan survei lewat foto mengenai keadaan kamarnya akhirnya nemu satu homestay yang cukup memikat hati. Baik dari segi konsep, kamar yang ditawarkan, dan biayanya juga murah meriah.

Baru pesan kamar di penginapan H-1. Lalu nyusun rencana perjalanan kapan? Ya tentu saja di kereta api Malabar yang melintas dalam perjalanan menuju Malang. Sudah merencanakannya dadakan, Clueless pula. Lengkap lah sudah kenekatan perjalanan ke Malang kali keduanya itu. Aku bingung mesti ke mana saja dan ngapain saja. Kami sih tahunya akan fokus jalan-jalan di sekitaran kota saja. Paling antara Kota Malangnya doang atau paling mentok ke Kota Bata. Dan masih belum kepikiran mau datang ke tempat mana saja. Kebanyakan informasi lebih ke wisata kulinernya dan semakin menambah kebingungan. Meski Aku dan Lazu juga memang suka wisata kuliner, tapi akan sangat melenceng jauh dari tujuan awal ke Malang. Awalnya mau mendaki gunung, menikmati alam, olahraga. Ya masa malah jadi nimbun lemak. Hiks… Kalau untuk menimbun lemah mah di Bogor juga sudah banyak menimbun lemak.

Sesampainya di Malang, berbekal informasi seadanya kami mencoba jalan-jalan di kotanya. Tujuan kami wisata kuliner dan ke museum angkut di Siang hari. Malam harinya kami berencana ke BNS (Batu Night Spectacular) dan ke alun-alun Malang dan Batu. Namun sayang sungguh sayang, begitu keluar dari Museum Angkut kami malah disambut hujan deras. Ampun... Anak kota hujan, eh ke kota orang ketemunya hujan jugaaa. Emang jodoh kali yaaaa sama hujan. Akhirnya kami batal ke BNS dan hanya mampir ke Alun-alun Wisata Kota Batu dalam perjalanan pulang. Kebetulan memang searah pulang. Sewaktu di di sana pun, lagi-lagi hujan deras menyambut. Jadi benar-benar kurang menikmati perjalanan nekat ke Malang kali itu.
Sepanjang perjalanan pulang kami bermandikan hujan. Kayaknya kalau di film-film tuh boncengan motor berdua di kala hujan romantis ya kan lah ini mah aku kelihatannya makin ngenes aja rasanya. Pengalaman ke dua kalinya ke Malang kala itu adalah pengalaman paling sedih yang pernah kurasakan. Bahkan cerita curhatan lengkapnya tentang perjalanan ke Malang kedua kalinya pernah kutulis juga di blog ini.

Rencana dadakan yang ternyata kurang matang sehingga berujung pada kekecewaan seakan jadi tamparan keras untukku. Lha mau niat seneng-seneng dan penyegaran setelah suntuk dengan urusan perduniawian kantor, eh malah apes. Piyee ikiiii? *tepok jidat*

Memang sih serunya traveling tuh ya gitu kita bisa dihadapkan pada beragam situasi. Baik yang terkendali, atau malah di luar kendali. Dan saat perjalanan ke Malang kedua kalinya itu ternyata situasi tak sesuai ekspektasi lah yang kuhadapi. Karena seringnya dapat situasi yang aman-aman saja, perjalanan ke Malang kedua kalinya memberikan pengalaman baru, pelajaran berharga, dan meninggalkan rasa penasaran di waktu yang bersamaan.

 Penasarannya tuh karena ada keinginan untuk eksplorasi ke Pantai di Malang, karena yang kutahu pantai di Malang itu pemandangannya juga indah. Namun, minimnya informasi, keterbatasan waktu dan mempertimbangkan jarak lokasi pantai yang rata-rata jauh dari kotanya akhirnya keinginan itu urung dilakukan. 

Duuuh… Andai saja saat itu sudah ada fitur Xperince dari Traveloka akan banyak keuntungan yang sudah pasti kuraih dengan mudahnya. Sayangnya fitur ini baru ada sekarang. Andaikan sudah ada sedari dulu. Pasti makin mudah untuk merencanakan perjalanan. Eh, tapi enggak apa-apa karena aku pengin nyobain juga rasanya.


Omong-omong, teman-teman sudah tahu belum Xperience itu apa?



Mengapa jadi gaya hidup? Iyaaaa karena segala kegiatan yang kita lakukan baik itu minat, hobi, olahraga, dan hiburan itu sudah jadi bagian dari keseharian yang rasanya mesti rutin dilakukan. Rasanya belum lengkap kalau belum melakukan salah satu dari aktivitas itu. Dan sekarang juga tidak sebatas kegiatan perjalanan liburan saja. Di Xperience, benar-benar sesuai namanya menyajikan banyak beragam pilihan pengalaman kegiatan seru yang bisa  dilakukan. 
Baik yang kita sukai, maupun hal baru yang patut dicoba.




Di Xperience ada beragam kategori kegiatan yang dapat kamu eksplorasi. Kamu akan menemukan wahana permainan, pemesanan tiket bioskop,  event yang sedang berlangsung, hiburan, taman bermain, olahraga, spa dan kecantikan, transportasi, tur, perjalanan, perlengkapan liburan, makanan dan minuman hingga sarana edukasi seperti kelas yang dapat kamu ikuti.  Dan serunya nih ya kamu bisa mencari informasi di seluruh wilayah Indonesia. Baik itu di lokasimu terkini atau mungkin di Kota yang ingin kamu kunjungi.










Salah satu Xperience yang Ingin Mita Coba : Malang jilid III

Berbekal fitur Xperience dalam satu genggaman tangan. Aku ingin menuntaskan rasa penasaran pada keinginan yang belum  sampai kuwujudkan. Rasa penasaran ini tidak akan kubiarkan begitu saja bagai kasih yang tak sampai. Pokoknya harus sampai. Aku juga tidak ingin menjadikan Malang sebagai Kota yang malang bagi pengalaman perjalanan liburanku. Maka aku ingin sekali mencoba pengalaman baru wisata pantai di Malang! 

Demi terwujudkannya keinginan itu, mula-mula aku membuka aplikasi Traveloka yang sudah terpasang di ponselku. Kemudian langsung saja kubuka fitur terbaru yang bernama Xperince. Setelah itu aku cari deh aktivitas yang ingin kulakukan. Kalau aku sih lebih senang untuk langsung mengetikkan kota yang ingin kutuju pada kolom pencarian. Jadi sudah kufokuskan sejak awal. Asas kepraktisan sih. Hahaha. Contohnya aku mengetikan Malang dalam kolom pencarian dan tampilannya seperti ini:



Setelah ditekan cari, langsung muncul menu seperti di tampilan utama. Kategori-kategori kegiatan yang bisa kamu pilih sesuai yang kamu inginkan dan butuhkan. 

Misalnya nih karena aku mau cari tentang tur perjalanan maka aku buka fitur tours. Dan walaaa~ muncul banyak informasi tur beserta harga yang ditawarkan untuk beragam kegiatan yang bisa kulakukan di Malang. Kegiatannya seru-seru, tapi karena aku ingin mewujudkan keinginanku maka langsung deh aku mencari tur ke pantai di Malang. 


Dan, pilihanku jatuh pada paket tur ini:



Malang Beach Camping - 2D1N Tour

Dua hari satu malah kemah di Pantai? Hmmm… Kayaknya seru dan patut dicoba nih! Harganya Rp360.000 untuk tur dua hari satu malam. Harga yang ditawarkan menurutku masih worth it kok apalagi bakalan sebanding dengan experience alias pengalaman yang enggak bakalan terlupakan.

Foto  saat kemah di ketinggian, tepatnya di alun-alun Surya Kencana, TNGGP, 2016

Mungkin akan sama serunya kali ya kayak waktu Aku mendaki dan kemah di Gunung Gede. Bakalan jadi pengalaman baru banget sih kemah di Pantai. Penasaran aja rasanya saat malam hari ketika kupandang langit yang berlatar lautan dan suara debur ombak apakaj hamparan bintang-bintang juga indah seperti yang kulihat di Gunung? Oh atau Atau malah lebih indah di Pantai? Dan melihat foto tur itu sih masih ada perbukitan di sekitaran pantai masih masuk untuk penyuka gunung kayak aku. Cocok lah! 


Salah satu pantai di Malang (pic by Traveloka)



Tur ini menawarkan pengalaman berkemah di pantai selama dua hari, satu malam untuk melihat keindahan Pantai Sendiki. Dalam tur ini pula ada agenda untuk mengunjungi Pantai Batu Bengkung. Oh iya, pantai ini disebut sebagai Raja Ampatnya Malang. Wah, cara yang tepat untuk menikmati sisi lain dari Malang ya nampaknya. Membayangkan serunya pengalaman kemah di pantai saja sudah membuatku senyum semringah. Asyik betul ini mah pasti. Kalau ditanya lebih sering ke gunung atau pantai pasti aku bakalan jawab gunung dengan catatan perbukitan juga termasuk hitungan. Setiap pengalaman itu pasti menyenangkan, tapi kalau ada pengalaman baru adalah seseru-serunya Xperience. Setuju?


Nah, Enaknya fitur Xperince tuh ya lengkap banget menyajikan informasi mengenai turnya. Selain informasi biaya dan waktu pelaksanaan, ternyata ada juga rincian kegiatan yang bakalan dilakukan selama berkemah di pantai selama 2 hari 1 Malam. Susunan kegiatan hari pertama dan kedua tertulis dengan jelas. Lalu ada benefit pengalaman apa saja yang bisa kita dapat. Wah, detail lokasinya dan titik berkumpulnya pun diinformasikan. Lengkap banget sih.


Terus Mit, sebenernya ada keuntungan apa saja sih yang didapatkan saat menggunakan Xperience




Kamu pasti lebih mudah dalam mengakses informasi yang kamu butuhkan. Dan informasi yang kamu dapatkan pun lebih lengkap. Ya jelas, tinggal buka Traveloka terus masuk ke fitur Xperience langsung deh bebas milih pengalaman apa yang ingin dirasakan di kota yang akan dikunjungi. Dan sudah  langsung tahu harga-harganya juga pula jadi lebih bisa mematangkan rencana dan anggaran untuk itu. Kemudahan yang didapat dalam satu aplikasi.

Ada promo dan potongan harga yang bisa didapatkan. Sudah pasti bakalan lebih hemat dong. Sebagai penyuka hal-hal yang bisa bikin hemat tentu saja menggunakan Xperience jadi solusi yang membahagiakan.


Jadi sekarang aku maupun kamu tentu saja sudah tidak akan bingung lagi untuk merencanakan #XperienceSeru yang ingin dilakukan bersama orang-orang tersayang. Terlebih nih kalau misalnya kamu menghadapi situasi yang tak terduga seperti yang pernah kualami, bisa langsung cepat dapat solusinya. Jadi diuntungkan ya dengan hadirnya Xperience dari Traveloka ini. Mau liburan mudah~ mau main-main lucu di taman hiburan bisa~ nonton film dan pilih sendiri kursi juga gampang~ kemudahan dalam satu fitur saja. 

Malang tak dapat ditolak, untung dapat diraih dengan Traveloka Xperience, sekarang aku dapat rencanakan perjalanan dengan lebih mudah dan menyenangkan. Jadi, kamu mau merasakan pengalaman apa nih saat menggunakan Traveloka Xperience? Atau mau ikut kemah bareng di Pantai juga bareng aku? Angkat gawaimu, buka Xperience dan langsung Let's Go!




You Might Also Like

0 comments

Hallo... Terima kasih sudah bersedia mampir di blog saya dan membaca postingan saya. Sempatkan untuk meninggalkan komentar ya, tapi tolong komentarnya jangan yang sekedar "buang komentar" aja padahal konteksnya nggak ada kaitannya sama sekali sama apa yang saya posting. Terserah curhat atau apapun itu, tapi saya akan sangat menghargai kalau kamu komen yang nyambung sama konteks dari apa yang saya tulis.
Oh iya, semua orang dapat mengomentari blog saya ada akun-akun pilihannya jadi kamu nggak perlu lagi buang link di komentar ya, Oke? :))

Semua yang telah komen, sebisa mungkin akan saya kunjungi balik jadi kamu nggak perlu repot-repot lagi bilang "kunjungi balik ya"

Komentar yang masuk akan di moderasi terlebih dahulu, ini saya gunakan untuk menyaring spam. Jadi komentar yang saya anggap layak tentu akan lolos dari proses penyaringan. Terima kasih atas kerjasamanya!

Semoga betah mampir di blog saya :))

Like us on Facebook


PRchecker.info

Subscribe