Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Audiobook Storytel Jadi Cara Menikmati Buku yang Menyenangkan




Storytel Audiobook indonesia


Industri perbukuan rasanya masih akan terus ada, walaupun trennya sekarang bergerak maju mengikuti perkembangan teknologi juga. Seperti mulai maraknya peralihan antara buku fisik (printed book) menjadi buku digital (ebook) dan cerita-cerita fiksi yang bisa dibaca di berbagai platform online


Meskipun industri buku mulai terdigitalisasi sehingga lebih fleksibel untuk kita nikmati, tapi temen-temen pernah merasa nggak sih kalau membaca buku sebagai rutinitas ini tuh susah banget? 


Jangankan sebagai rutinitas harian, berhasil menamatkan satu bab dalam buku saja itu bener-bener nggak mudah. Belum lagi saat memulai  kembali membaca buku setelah mengambil jeda rasanya itu… Wah, sungguhlah penuh perjuangan!


Dulu aku pernah ada dalam situasi nggak bisa hidup tanpa buku. Bahkan saat itu buku mesti ada di samping bantal sebelum aku tidur. Selain memang karena suka membaca novel fiksi dan buku nonfiksi, aku pun pernah menjadikan peresensi buku sebagai profesi sampingan semasa kuliah.


Setelah lulus dan mulai bekerja aku sampai di masa "aku tidak bisa lagi melihat huruf banyak" akibat pekerjaanku yang selalu menatap layar komputer serta aktivitas pulang-pergi naik kereta yang membuatku cepat kelelahan. Kondisi itu berakibat pada sulitnya untuk membaca, bahkan aku bisa menamatkan satu buku selama berminggu-minggu bahkan sampai satu tahun. 


Di tahun 2022, saat akhirnya bisa work from anywhere (WFA), aku memutuskan untuk kembali menjadikan membaca buku sebagai rutinitas. Walau sejauh ini baru satu buku nonfiksi yang berhasil aku tamatkan. Sementara buku fiksi malahan belum. Padahal dulu aku suka sekali membaca novel fiksi. 


Oh iya, sebelum punya niat itu di tahun ini, sebetulnya sudah 3 tahun ke belakang sering kali sih aku penasaran banget tentang cara membaca buku dengan cepat. Bukan cuma itu, melainkan baca buku online dengan cara yang menyenangkan pula. Secara aroma kertas di buku fisik itu tuh bikin selalu rindu. Jadi rada-rada susah move on gitu buat beralih ke media lain seperti ebook.


Tapi, dalam pencarian itu aku malah ketemu tipe audiobook yang menarik dan bikin penasaran. 




Apa sih Audiobook itu?


Secara sederhana, audiobook (buku suara) merupakan rekaman suara berisi narasi utuh dari sebuah buku karya seseorang oleh narator. Bisa dibilang kalau audiobook ini pengalihan media dari yang tadinya buku cetak menjadi suara. Persis seperti ebook yang mengalihkan buku fisik menjadi versi digital.


Sebetulnya industri audiobook ini sudah menjadi tren di Inggris sejak 2018, loh. Bahkan secara global, tren audiobook ini diprediksi akan terus berkembang hingga tahun 2030. Jadi, tren audiobook ini bakalan makin naik dan semakin meluas. 


Apalagi audiobook punya peran penting yang membuat kita bisa "melihat" isi dari sebuah buku melalui suara. Jadi, Audiobook bakalan jadi alternatif yang membuat kita bisa tetap menikmati buku di tengah berbagai tantangan yang harus dihadapi. Misalnya saja saat nggak memiliki banyak waktu luang, tapi sebenarnya terlalu penasaran sama salah satu judul buku. Siapa yang begitu? Banyak! Termasuk aku juga nih.


Nanti bakalan mengucapkan selamat tinggal nih pada alasan-alasan klasik yang biasanya kita jadikan tameng pembenaran untuk berhenti membaca buku. Secara saat ini sudah bisa mengetahui isi sebuah buku dari jalur fleksibel dan praktis lewat buku suara. Apalagi audiobook pun bermacam-macam juga jenisnya, baik itu novel fiksi maupun buku nonfiksi. 


Aku pun mengamati kalau dua tahun ke belakang ini memang kita cenderung lebih senang melihat gambar bergerak dari visual dan senang mendengar dari suara. Jadi, di Indonesia tren audiobook ini baru akan dimulai. Belakangan mulai rame di twitter juga bahasan audiobook. Terus aku jadi kepo nih sama aplikasi audiobook Storytel. Setelah mengunduhnya, Storytel memikatku sejak pertama mencobanya. 


Yuk, kita kenalan dulu dengan aplikasi audiobook Storytel.



Aplikasi Audiobook Storytel yang Memikat


Sebelum membahas lebih jauh tentang Storytel. Ada baiknya kenalan dulu yuk dengan aplikasi audiobook terbaik ini.



Aplikasi Audiobook Storytel


Storytel merupakan sebuah Aplikasi Audiobook yang menyediakan puluhan Rekomendasi Buku bermacam genre yang membuat kita bisa Baca Buku Online sekaligus mendengarkan buku suara dari ponsel kita. Layanan aplikasi Audiobook Storytel yang berasal dari Swedia ini sudah mulai hadir di Asia Pasifik sejak tahun 2017 lalu. 


Kehadirannya di Indonesia memang terbilang baru, tapi saat aku mengunduh dan menjadi penggunanya hampir seminggu ini aku bisa menilai bahwa aplikasi yang menyediakan audiobook Indonesia ini bagus. 


Sejauh ini ya, selama menggunakan aplikasi audiobook Storytel menurutku cukup lengkap karena di dalamnya pun ada Buku Best Seller dari berbagai penulis yang dinarasikan melalui audio. Sebut saja Harry Potter Audiobook, Game of Thrones, Hunger Games, Sapiens bahkan sampai novel filsafat tebal yang sempat tak bisa kulanjutkan sampai tuntas seperti Dunia Sophie. 


Bukan hanya novel-novel karya penulis luar negeri kok, di Storytel juga ada novel fiksi dari penulis Indonesia seperti buku Negeri Lima Menara karya A.Fuadi, Selamat Tinggal karya Tere Liye, Divortiare karya Ika Natassa, Mariposa karya Luluk HF, dan yang akan masuk ke Storytel ada novel Dilan karya Pidi Baiq.


Hal menarik lain dari aplikasi audiobook Storytel ini yaitu buku-bukunya juga banyak genrenya dengan pilihan bahasa Indonesia dan Inggris. Jadi makin bikin betah buka lama-lama dan menggunakan aplikasi Storytel ini.


Fitur Terbaik Aplikasi Audiobook Storytel


Fitur aplikasi audiobook Storytel



Sama seperti aplikasi pada umumnya, aplikasi Audiobook Storytel pun memiliki fitur terbaik yang dapat  memudahkan penggunanya. Bukan cuma itu, fitur ini akan jadi unggulan yang ada di aplikasi Storytel. Supaya makin kenal sama Storytel, berikut ini fitur aplikasi Storytel yang akan membuatmu betah berlama-lama menikmati audiobook yang ditawarkan:



1. Tampilan yang Simpel dan Bersih 


Soal User Interface (UI) design memang harus ada di poin utama. Secara kenyamanan pengguna kan nggak kalah penting juga. Secara tampilan, di dalam aplikasi Storytel terdapat pilihan beranda, cari, rak buku, dan profil yang ada di bagian bawah. Yuk, kita coba telusuri lebih lanjut satu-satu….


  • Beranda 

Tampilan berandanya sendiri lengkap dan bersih karena sudah dipisahkan berdasarkan kategori. Seperti buku-buku yang terakhir kita dengarkan suaranya dan Buku Rekomendasi yang didapat dari audiobook yang telah didengarkan. 


Ada pula rekomendasi dari para storyteller, buku-buku bahasa Indonesia yang trending di minggu ini, dan buku-buku bahasa Inggris pilihan para storyteller minggu ini. Enggak cuma itu aja fitur kategori yang dimiliki Storytel, ada pula rekomendasi buku pilihan editor, buku-buku terlaris sepanjang masa, buku yang bisa dibaca segala usia sehingga ramah untuk anak-anak, cerita-cerita untuk anak-anak, dan rekomendasi buku-buku yang sesuai genre dari romansa hingga buku klasik. 


Selain itu, adanya fitur buku-buku yang dinarasikan oleh aktor, aktris, dan public figure. Untuk yang berbahasa Indonesia aku melihat ada nama Dee Lestari, Dian Sastrowardoyo, dan Chicco Jerikho. Wah, suara mereka nyaman banget didengarkan. Mana bikin kita merasa lebih dekat dengan mereka karena familiarnya suara mereka ini. 


  • Cari 

Saat memilih pilihan cari, ada top kategori berdasarkan preferensi yang kita pilih setelah mendaftar. Selain itu ada juga pilihan novel fiksi dan nonfiksi berdasarkan New York Times Best Sellers. Pilihan lainnya pun ada buku Indonesia dan Serial populer. 

Selain fitur kategori dalam bagian pencarian yang bisa langsung kita tap, ada juga kolom pencarian yang bisa kita gunakan untuk mencari manual. Meski dilakukan manual, tapi pencarian pengguna pun akan dimudahkan dengan kategori yang sudah diatur oleh Storytel seperti pencarian berdasarkan Top, Buku, Penulis, Narator, Seri, dan Tag.


  • Rak Buku

Fitur 'Rak Buku' ini berfungsi untuk menyimpan buku-buku yang kita favoritkan atau masuk saat kita menekan "❤" di informasi soal buku yang kita buka.


  • Profil

Fitur profil lebih berisi tentang profil pengguna, ada nama dan foto yang bisa diubah sesuai kebutuhan. Selain itu, dalam fitur ini pun ada fitur target cerita yang bisa kita sesuaikan dan statistik yang akan memuat informasi aktivitas mendengarkan kita selama 30 hari terakhir.



2. Membaca Ebook dan Mendengarkan Audiobook secara Offline 


Siapa nih yang tim hemat kuota? Coba angkat tangannya~ 

Nah, cocok nih sama fitur ini. Kamu bisa mengunduh audiobook dan mendengarkannya secara offline, loh! Jadi lebih hemat kuota ya dan ini bisa banget buat kamu yang pengen dengerin buku sebelum tidur tanpa perlu melihat layar ponsel lagi. 


Sementara itu, untuk ebook langsung diunduh saat pertama kali membuka bukunya. Pantesan awalnya kupikir hanya bisa unduh audiobook soalnya untuk ebook ini nggak ada pilihan unduhnya kayak audiobook. 



3. Target Mendengarkan 


Fitur satu ini sih cocok buat kamu yang nggak mau lupa dan ingin mengapresiasi pencapaianmu. Target mendengarkan memungkinkan kamu memasukan jangka waktu dan jumlah buku yang kamu inginkan. Fitur ini juga bisa membantumu dalam mencapai goals kamu dalam mendengarkan buku-buku yang diinginkan dengan durasi waktu tertentu. 



4. Mode Anak 


Fitur Mode Anak dalam aplikasi Storytel bisa kamu lihat di menu profil. Fitur ini cocok untukmu dalam mengontrol buku-buku yang bisa diakses oleh anak, ade, atau ponakanmu. Jadi nggak bakalan ada istilah kecolongan membiarkan anak-anak melihat konten yang bukan untuk usianya.



5. Menulis ulasan atau Komentar 


Informasi tentang fitur ini aku dapatkan dari website Storytel. Tertulis di sana kalau setelah kita menyelesaikan satu judul buku, kita akan diarahkan pada fitur ini menulis ulasan dan komentar. Fitur ini memungkinkan pengguna bisa memberi penilaian berupa jumlah bintang,menulis ulasan buku yang telah dibaca, dan memberikan komentar pada ulasan pengguna lain.

Jujur saja, fitur ini belum bisa diakses karena aku belum menamatkan sebuah buku. Atau justru akunya yang rada gaptek ya jadi belum bisa menemukan fitur ini letaknya ada di mana.

Tapi fitur ini menarik juga buatku secara biar terus ingat sama sebuah buku dengan menulis ulasan buku-buku yang sudah didengarkan. Kalau untuk bisa berkomentar biar lebih interaktif aja gitu. Bakalan seru sih kalau bisa interaksi sama sesama penyuka buku, apalagi ngobrolin buku yang sama.



6. Bookmark, Pengatur Kecepatan Suara, dan Pengatur Sleep Timer


Ketiga fitur pada poin keenam ini ada saat kita mendengarkan sebuah buku. Menurutku ketiga fitur ini penting bagi pendengar. Pertama, fitur bookmark memungkinkan kita menandai bagian penting agar diingat. Kedua, fitur kecepatan suara memungkinkan kita mengubah kecepatan suara narator di buku sesuai kebutuhan, terutama dalam buku berbahasa inggris. Ketiga, fitur pengatur sleep timer supaya saat kita mendengarkan audiobook untuk menjadi pengantar tidur, bakalan diputar sesuai yang telah diatur. Jadi nggak memutar audiobook semalaman sementara kitanya juga sudah tidur.



7. Undang Teman 


Fitur ini memungkinkan kita untuk mengundang teman biar nge-hype audiobook bareng. Apalagi temen yang diundang melalui tautan yang kita bagikan akan mendapat gratis 3 hari. Jadi bakalan dapet dobel ya secara saat mendaftar pertama kali saja kita mendapatkan akses gratis selama 7 hari. 



Manfaat Menggunakan Aplikasi Storytel



Manfaat audiobook Storytel



Setelah menggunakan Storytel dan menikmati berbagai fiturnya, aku merasakan manfaat menggunakan aplikasi ini. Selain itu, Aplikasi audiobook ini pun menjadi solusi cara menikmati buku yang menyenangkan. Apalagi bisa didengarkan sambil melakukan kegiatan yang lain juga. Berikut ini 4 manfaat menggunakan aplikasi Storytel yang telah dirasakan: 



1. Menjadi Produktif, Edukatif, dan Terhibur


Aku mencoba menggunakan aplikasi ini sambil kerja untuk mendengarkan buku-buku yang bisa didengarkan kurang dari 6 jam. 


Di luar ekspektasi, rasanya lebih fresh. Bisa kerja sambil mendapatkan wawasan dan merasa terhibur juga. Aku juga merasa lebih produktif karena bisa melakukan dua kegiatan sekaligus dalam satu waktu yang sama.


Salah satu audiobook indonesia yang sudah aku dengarkan yaitu Pribadi Hebat karya Buya Hamka.


Rekomendasi buku audiobook indonesia


Hamka memberikan pandangannya tentang cara menjadi pribadi hebat yang memiliki karakter kuat. Menurut Hamka, sebagai manusia kita mestinya jadi pribadi cerdik yang memiliki kepribadian baik. Tidak hanya secara pikiran, melainkan baik pula dalam mengelola emosi.


Menjadi pribadi hebat pun bukan tentang baik secara lahiriah, tapi juga secara rohaniah. Pribadi hebat bukan cuma tentang diri sendiri, tapi berkaitan juga dengan menjaga hubungan yang baik dengan orang lain.


Tak hanya pandangan perihal menjadi Pribadi hebat, Hamka juga memberikan contoh tokoh-tokoh dunia yang memiliki kepribadian yang hebat. Sebut saja Soekarno, Hatta, Agus Salim, Soetomo, Lincoln, dan tokoh dunia lainnya. 

 


2. Meningkatkan Kualitas Tidur


Enggak cuma aku gunakan saat kerja, tapi aku pun menggunakan aplikasi Storytel ini sebelum tidur. Jadi inilah yang membuat Storytel bisa didengarkan kapan saja dan di mana saja.


Apa rasanya mendengarkan audiobook sebelum tidur? Enak! Berasa didongengkan sebelum tidur. Tidurku terasa lebih nyenyak masa. Biasanya aku sering terbangun di malam hari. Lah ini anteng sampai pagi tanpa terbangun dan tanpa mimpi abstrak yang bikin gelisah saat tidur.


Beberapa hari ini aku mendengarkan audiobook Dunia Sophie dan menyetel sleep timer menjadi 45 menit, tau-tau aku tidur dan bangun dengan keadaan yang lebih segar.


3. Dapat Memahami Buku Berat dengan Cara Menyenangkan


Satu lagi kesan yang aku dapatkan setelah menggunakan aplikasi Storytel ini tuh aku bisa memahami buku dengan cara yang jauh lebih menyenangkan. Misalnya saja novel filsafat. 


Jujur sejujur-jujurnya, meskipun pernah mendapat mata kuliah filsafat, membaca buku filsafat ini susah banget. Dulu aku suka mata kuliah filsafat pun karena pembawaan materi beratnya filsafat bisa disampaikan dosenku dengan cara menyenangkan. Beliau lebih menekankan storytelling, sehingga mahasiswa bisa menyimak dengan saksama.


Setiap masuk jam kuliah filsafat, nggak ada mahasiswanya yang bolos meskipun perkuliahan mesti berlangsung di sore hari. Itulah satu kenangan yang sampai hari ini masih kuingat karena berkesan sekali.


Nggak cuma menyampaikan materinya, dosenku juga selalu memberikan rekomendasi buku filsafat di akhir sesi perkuliahan. Salah satunya, Buku Best Seller Dunia Sophie.


Beliau bilang bentuknya novel jadi bakalan enak buat belajar filsafat. Tapi, saat aku coba baca sendiri ternyata tetap nggak bisa mudah dinikmati. Apalagi agak bikin mataku juga cepat lelah sebab harus membaca banyaknya teks yang ada di novel setebal itu.


Nah, menemukan Storytel ini seperti menemukan harta karun. Aku senang campur terharu karena aku bisa mendengarkan Dunia Sophie dan memahaminya dengan cara yang menyenangkan. 


Buku best seller dunia sophie



Apalagi sekarang bisa aku jadikan pengantar tidur juga jadi berasa didongengkan lewat cerita Sophie yang belajar filsafat karena mendapatkan surat dari seorang misterius.


Rekomendasi buku audiobook



Belum lagi ya sejak mendengarkan ini di Storytel dalam sekali mendengarkan audiobooknya bisa langsung dapat 2 bab padahal kalau membaca sendiri satu bab saja belum tentu selesai dalam sekali duduk.


4. Bisa Belajar Bahasa


Seperti yang sudah aku katakan di poin pertama, mendengarkan audiobook nonfiksi tentang suatu topik ini bisa mengedukasi juga. 


Ternyata nggak cuma soal perjuanganku dengan novel filsafat yang awalnya susah kupahami, hal menarik yang aku alami saat menggunakan aplikasi Storytel ini pun aku bisa belajar bahasa dengan cara menyenangkan.


Salah satunya, aku bisa mendengarkan audiobook tentang mempelajari bahasa Korea. Memang audiobook tentang materi itu berbahasa Inggris, tapi positifnya aku jadi bisa belajar dua bahasa sekaligus dari satu kali mendengarkan buku. 


Sambil menyelam minum air. Niat hati belajar bahasa Korea, bonusnya belajar bahasa Inggris juga. Hihihi, senangnya!


Sebetulnya ya nggak cuma ada audiobook tentang pembelajaran bahasa Korea kok, teman-teman. Ada beberapa bahasa lain juga yang bisa dipilih untuk belajar bahasa. Kamu bisa belajar bahasa Jerman, bahasa Jepang, bahasa Serbia, bahasa Italia, bahasa Arab, bahasa Belanda, bahasa Hungaria, dan lainnya. Walaupun ya sebagian besar memang dituturkan sama narator dalam bahasa Inggris. 


Tapi, meski disampaikan dalam bahasa Inggris, aku merasa kalimat yang diucapkan Sang Naratornya jelas jadi aku bisa memahaminya pelan-pelan. Apalagi ada fitur pengatur kecepatan suara juga.


Bagiku menggunakan aplikasi Storytel ini dalam belajar bahasa asing bener-bener bikin bahagia. Aku jadi nemu cara baru lagi nih buat belajar bahasa Inggris dengan cara yang menyenangkan selain dari menonton tayangan drama dan film atau dari bermain game. 



Kesimpulan 


Storytel jadi aplikasi audiobook menarik yang hadir sebagai solusi dalam memberi kemudahan dalam membaca buku secara cepat sekaligus memberikan banyak manfaat bagi kehidupan kita sehari-hari. Apalagi dengan mendengarkan audiobook bisa menambah wawasan dan membuat kita dapat mengembangkan diri dengan cara yang menyenangkan pula.


Sekarang jadi bisa dengarkan novel fantasi yang disukai banyak orang di dunia seperti serial Harry Potter audiobook, Hunger Games, dan Game of Thrones. Bisa baca nonfiksi kayak Sapiens hingga novel fiksi Indonesia best seller yang ceritanya bagus dan menarik untuk didengarkan dalam Storytel.


Sebut saja kisah romansa dua remaja di Mariposa, kisah kasih masa SMA di tahun 90-an yang bakalan bikin nostalgia di Dilan, atau ingin mendengarkan kisah pasangan dewasa dalam menghadapi masalah yang dihadapinya seperti yang ada dalam Divortiare. Selain kisah romansa, ada juga audiobook yang punya cerita tentang petualangan dan persahabatan seru kayak di Negeri Lima Menara, bisa juga mendengarkan kisah menarik yang dihadirkan Tere Liye dalam tokoh Sintong Tinggal sebagai bentuk kritikannya pada pembajakan buku pun ada dalam audiobook Selamat Tinggal.


Semua audiobook rekomendasi itu dan audiobook menarik lainnya bisa didengarkan kapan saja di Aplikasi Storytel untuk iOS dan Aplikasi Storytel untuk Android nih!



Yuk, temen-temen unduh aplikasi audiobook Storytel sekarang. Sampai Juli 2022, dengan promo langganan 39.000/bulan kamu bisa mengakses semua buku Bahasa Indonesia dan Inggris yang tersedia di Storytel. Nikmati juga beragam kemudahan menikmati audiobook dan ebook dari aplikasi dengan fitur terbaiknya ini.





79 komentar untuk "Audiobook Storytel Jadi Cara Menikmati Buku yang Menyenangkan"

  1. kayaknya coco buat aku yang sudah malas membaca karena matanya sekarang mudah lelah

    BalasHapus
  2. Kalau ada yang namanya jatuh cinta pada pandangan pertama, inilah yang terjadi ketika saya mengunduh storytel. Koleksi bukunya lengkap banget. Penulis best seller semua. Lalu suara naratornya keren-keren. Gimana gak jatuh cinta coba. Storytel, I love u

    BalasHapus
    Balasan
    1. Saya baru kali ini mencoba melahap buku dengan mendengarkan, ternyata asik juga krn waktunya lebih fleksibel

      Hapus
  3. Eh samaan lagi dengerin Dunia Sophie-nya Jostein Gaarder. kaya flashback sebenarnya dengan Dunia Sophie ini, dulu baca waktu mata kuliah filsafat pendidikan, sekarang denger di Storytel dengan narator Dian Sastro. Senengnya...

    BalasHapus
  4. Udah cobain aplikasinya dan beneran kaya dongeng sebelum tidur banget duhh. Suka dan jadinya dengerin tiap malam deh. Kece nih aplikasinya yah kak

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya nih. Aplikasinya bagus banget. Kalau ada yang susah tidur, ngedengerin buku di Storytel bisa jadi terapi ya. Soalnya kalau dengar ini menjelang tidur itu beneran bikin ngantuk dan nyenyak tidur, hehe

      Hapus
  5. Wah asik ya mbak, ada aplikasi audiobook seperti Storytel ini
    Jadi cara menikmati yg menyenangkan
    Cuss download ah

    BalasHapus
  6. sekarang baca buku semakin mudah ya, cukup membuka aplikasi Storytel bisa menambah wawasan literasi kita.

    BalasHapus
  7. Wah ada Dee juga ya yang menarasikan bukunya sendiri? aku jadi makin penasaran nih pengen dengerin audiobook ini!

    BalasHapus
    Balasan
    1. Keren banget memang nih Storytel.
      Bikin semangat dan makin dekat dengan buku dengan cara yang asik

      Hapus
  8. Audiobook dari Storytel ini bisa banget menjadi teman perjalanan kita. Secara saat perjalanan kan kadang kita bisa menghabiskan waktu dengan membaca. Dan itu nggak jarang membuat kita pusing dan malah mabok perjalanan.

    Jadi, kita masih bisa menikmati waktu membaca buku tanpa mabok perjalanan deh.

    BalasHapus
  9. Aku baru pertama banget inii kenal audiobook. Bisaan banget yaa idenya storytel ini. Mau instal jg ahh buat anakku hehehe. Dia suka banget dengerin dongeng soalnya sampe Cape yg bacain wkwkwkwk

    BalasHapus
  10. Sama saya juga. Nyelesein baca buku aja lama banget. Kalo ada audiobook tinggal kita sambi macam2..

    BalasHapus
  11. Teknik makin dekat dengan buku melalui cara yang asik sih ini. Karena bisa didengarkan ceritanya, dan bahkan tersedia dalam e-book juga

    BalasHapus
  12. teman-teman traveling saya dari luar dulu sering pakai ini, sekarang udah masuk ke Indonesia jadi bisa pakai juga karena ada cerita bahasa Indonesia juga

    BalasHapus
  13. Kirain audiobook itu cuma buat anak kecil kak. Ternyata untuk novel remaja hingga dewasa juga tersedia ya di storytel. Kebeneran banget nih lagi pengen baca tapi mata lagi sepet

    BalasHapus
  14. Wowww.... di Storytel ini sudah ada puluhan rekomendasi buku dengan bermacam genre yang bisa kita baca ya kak. Anak-anakku juga suka lho.

    BalasHapus
  15. Bener banger Mbak. Mau menikmati buku dengan cara baru dan menyenangkan, Storytel ini jawabannya. Asik bangetlah mendengarkan buku lewat Storytel. Apalagi banyak pilihan buku best sellernya yang menarik dan dinarasikan oleh narator yang punya kualitas suara oke sehingga enak didengar

    BalasHapus
  16. aku suka banget dengerin audiobook Storytel yang novel bahasa Inggris, apalagi yang narator akses British, beuhhh! cakep banget!

    BalasHapus
  17. menarik sih mendengarkan isi buku, patut dicoba saat me time di weekend

    BalasHapus
  18. Bahagia banget yaa..
    Kini memiliki teman tidur yang bisa bantu tidur lebih nyenyak karena berasa di dongengin.

    Sebenernya, pas kau kemarin sakit, obatnya sambil dengerin audiobook di Storytel loo..
    Alhamdulillah, segeerraan banget karena awalnya gak bisa tidur sama sekali, karena banyak pikiran.

    Mode sleep timernya membantu banget.

    BalasHapus
  19. Sepertinya aplikasi Storytel sangat mudah digunakan. Selain itu ada fitur "love" jadi kita bisa kumpulkan buku2 favorit kita. Saya mau coba buat anak perempuan saya. Selama ini dia sukanya dibacain ibunya. Novel pun saya yg bacakan. Dengan Audiobook, dia jadi bisa dengerin buku sambil rebahan aja, persis didongengi ibunya.

    BalasHapus
  20. Pasti menyenagkan sekali ya mba pakai storytel ini, ada banyak pilihan bacaan dan gampang diakses dari mana saja

    BalasHapus
  21. Aku sudah coba Storytel juga kak, dan suka banget sama fitru-fitur yang ada karena memudahkan untuk pembaca. Seperti fitur target mendengarkan dan bookmarks

    BalasHapus
    Balasan
    1. enak ya tin, serasa didongengin jadinya klo pake audiobook storytel nih, dan bisa ingetin target mendengarkan sama nyimpen berbagai referensi buku yg disuka

      Hapus
  22. Iya banget loh, sekarang baca satu bab buku aja udah nggak sempat. Padahal dulu baja buku ribuan halaman tamat dalam sehari.

    BalasHapus
  23. Dulu saya juga senang membaca buku sebelum tidur, tapi sekarang mata udah gak kuat. Kalau baca terlalu lama, mata suka perih dan kerasa lelah. Untungnya sekarang ada audiobook storytel ya, jadi bisa menikmati buku tanpa harus membacanya.

    BalasHapus
  24. Saya setuju sekali ini. Menikmati buku dengan cara berbeda dan menyenangkan. Termasuk bisa saat dalam perjalanan. Soalnya saya selama ini ingin sekali membaca buku dalam perjalanan, entah naik bus atau kereta api. Tapi tidak bisa. Alhamdulillah sekarang pake Storytel saja.

    BalasHapus
  25. Storytel ini solusi menikmati buku dengan cara yang baru. Apalagi banyak pilihan, serasa punya perpustakaan pribadi, duh menyenangkan sekali.

    BalasHapus
  26. Storyrtel ini serunya juga dilengkapi dengan mode anak yah, jadi akses untuk anak-anak bisa menyesuaikan batasan umur mereka ya. Anak juga bisa mengembangkan imajinasi mereka melalui cerita-cerita yang didengarkan lewat aplikasi ini.

    BalasHapus
  27. Jadi penasaran bagaimana sensasinya buku dibacain. Apalagi dari novel kesayangan. Kayak negeri 5 menara.

    BalasHapus
  28. Daku dengerin naratornya Harry Potter, mantul banget dah.
    Jadinya tuh kayak sekalian belajar bahasa Inggris juga hihi.

    BalasHapus
  29. Cocok banget ini mah untuk anak-anak kak. Apalagi yang suka buku dan hobi membaca. Solutif banget lah pokoknya

    BalasHapus
  30. Memang ya stortel ini sangat mengerti kondisi kita yang meski riweuh tapi tetap pengen menuntaskan buku favorit. Jadi dengerin buku sambil ngerjain kewajiban lain bisa sama-sama jalan

    BalasHapus
  31. storytel juga ada buat anak-anaknya juga ya. wah seru nih bisa mendengarkan buku anak bareng anakku.

    BalasHapus
  32. Iya, senang banget bisa mendengarkan audiobook di Storytel ini
    Banyak buku buku best seller di sini baik dalam negeri maupun luar negeri

    BalasHapus
  33. Iya Kak. Soal tren audiobook sebenarnya sudah lama naik daun kalau di luar sana. Beberapa channel youtube luar yang kuikuti, mereka punya hobi menikmati audiobook saat traveling.

    Aku jadi tertarik nih sama Storytel.

    BalasHapus
  34. Enak banget ya, membaca buku dibacain sama naratornya. Jadi bisa dengerin cerita tanpa harus baca buku.Seperti di dongengin aja ya hehe

    BalasHapus
  35. Buat saya yang ponselnya sering dipakai bareng dengan anak adanya fitur mode anak sangat membantu sekali. Jadi tidak khawatir bacaan tidak cocok akan diakses anak ya

    BalasHapus
  36. apk storytel asiik nihh. Bisa dengerin isi buku sambil rebahan mager di kamarr.

    BalasHapus
  37. buat yang males baca, ini adalah solusi yang memudahkan banget karena ada narator yang sudah menyajikan dengan nyaman. Ini solusi banget sih ya aplikasinya hehehe

    BalasHapus
  38. Mantap banget emang Audiobook satu ini, emak2 kayak saya jadi ngga capek2 bacain anak buku cerita sampe tenggorokan kering hahaha

    BalasHapus
  39. Berlangganan story tel ini terjangkau banget yaa mba
    Keren sih aplikasi ini, bisa tetep baca buku dengan cara mendengarkan wkwkw
    Pas banget untuk orang yang audiovisual

    BalasHapus
  40. Kalo saya ya, dari Storytel ini yang paling menyenangkan banyak nonfiksi dan bantu untuk pengembangan diri. Apalagi dengerin audiobooknya bisa sambil melakukan aktivitas lain

    BalasHapus
  41. keren ih jadi peresensi, aku baruakhir2 ini saja meresensi bukuitupun baru di blog aja hehe. btw nih, bener bahw amembangun habit mmebaca secara konsisten itu butuh effort yang besar apalagi jika sendirian tapi hadirnya storytel ini mengajak kita untuk menumbuhkan minat baca lebih baik

    BalasHapus
  42. Aku juga kepingin rutin membaca buku lagi tapi kok kayanya kehabisan waktu padahal ya di rumah terus, mungkin Storytel ini bisa jadi solusi

    BalasHapus
  43. nah iya nih kak.. kayaknya bisa dipakai sambil pengantar tidur yaa.. karena enak aja gitu berasa dengerin podcast atau radio kalau denger storytel.. serasa didongengin juga

    BalasHapus
  44. Aih~
    Seru banget aplikasi audiobook Storytel ada fitur undang teman. Jadi menyebarkan virus mendengarkan buku ini banyak kebaikanya yaa..

    BalasHapus
  45. asik banget ya mba, dibacain novel nih jadinya kalau pakai aplikasi Storytel ini, apalagi diisi narator yang suaranya enak banget

    BalasHapus
  46. menambah pengalaman baca banget ya kak storytel ini. gak kebayang nanti 10 tahun lagi kayak gimana

    BalasHapus
  47. Seneng kalau ada aplikasi Audiobook seperti Storytel ini, apalagi buat yang hobi baca buku tapi sedang traveling. Bisa banget dengerin audiobook disini

    BalasHapus
  48. Ada Dian Sastro juga nih naratornya, keren banget Storytel. Jadi kalau traveling bisa sambil dengerin audiobook sekaligus nambah buku bacaan

    BalasHapus
  49. Didongengin sih pernah. Tapi kalo mendengarkan audiobook terasa belum familiar ya. Selama ini aku membacanya ya via fisik/digital via gadget.

    Tapi dari review temen2 kayaknya menyenangkan sekali ya. Terutama bagi kita yg supersibuk. Soalnya audiobook ini bs dilakukan sambil kita mengerjakan hal ringan lainnya. Donlot ah..

    BalasHapus
  50. Kemarinan itu sempet coba yang gratisnya, karena masih promo langsung berlangganan deh soalnya seru bisa dengerin di mana saja dan kapan saja.

    BalasHapus
  51. Koleksi buku di Storytel banyak sekali ya mba, jadi punya pilihan untuk mendengarkan setiap harinya, saya suka nih sama fitur target jadi termotivasi selesaikan bacaan

    BalasHapus
  52. Wah, murah banget...Hanya dengan mengeluarkan uang Rp39.000/bulan bebas mengakses ratusan ribu audiobook versi Inggris maupun Indonesia. Mending ini ya, daripada beli ebook dengan harga yang sama, namun per ebook.

    BalasHapus
  53. Wow makin asik nih baca pakai aplikasi, tak butuh ruang besar untuk koleksi. selain itu bsa di bawa kemana mana juga. mantap dengan biaya yang bersaing

    BalasHapus

  54. Saya juga seneng nih dengerin audio. Aplikasi yang sangat membantu saat pingin baca tapi gam punya waktu

    BalasHapus
  55. saya juga menggunakan aplikasi storytel ini kak, banyak referensi yang bisa kita baca, banyak buku-buku best seller Indonesia dan dunia juga

    BalasHapus
  56. Aplikasi impian ini. Secara membaca buku tapi seperti didongengkan gitu ya.
    Cara membaca yg menyenangkan banget, bukunya selesai dibaca sembari mengingat kenangan didongengkan waktu kecil, mana bisa dilakukan sembari menyelesaikan pekerjaan lain. Benar2 bisa jadi penyemangat.

    BalasHapus
  57. Semoga nanti ada bahasa korea ya mbak. Jadi bisa sekalian belajar bahasa korea hehee

    BalasHapus
  58. Saya juga pakai storytel... Tapi enggak pernah denger sebelum tidur... Soalnya 5 menit aja pasti udah masuk ke alam mimpi, target bacanya enggak akan selesai2, hihihi...

    BalasHapus
  59. Asik banget ndengerin audiobook di storytel. Bisa dapet banyak manfaat walau sambil rebahan. #kaumrebahan

    BalasHapus
  60. saya jadi penasaran dengan aplikasi ini. Spertinya menyenangkan ya, karena mata nggak harus fokus ke cerita

    BalasHapus
  61. Menarik banget ya audiobook storytell. Aku jd ingat sama jaman dulu suka dengarkn radio. Kok bayanganku seperti itu ya. Coba deh mau download aplikasinya biar GK penasaran.

    BalasHapus
  62. Ternyata Storytel ini sudah ada sejak 2017 ya,,tapi di Indonesia cukup baru. Akupun juga baru tahu tentang audiobook ini. Cocok nih dengerin pas mau tidur.. Soalnya aku dulu kalau mau tidur juga suka baca buku. Kalau skrg malah asyik scroll sosmed sampai enggak pernah baca buku lagi. Hikssss...

    BalasHapus
    Balasan
    1. Kalau Storytel sudah berdiri sejak 2016 di Swedia, lalu 2017 ini hadir di Asia Pasifik. Alhamdulillah di tahun 2022 ini bisa hadir di Indonesia, Mbak.

      Hapus
  63. seru ya pakai aplikasi audiobook storytel, bisa baca (dengar) buku yang gak sempet kita baca padahal udah dibeli, hehehe. terus di dongengin dian sastri, asyik

    BalasHapus
  64. Waaahh senang sekali sekarang ada aplikasi yang membuat siapa saja tak pernah ketinggalan untuk membaca buku, apalagi para pecinta buku yaa. Bisa dimana saja kapan saja, bahkan buku apa saja.

    BalasHapus
  65. Asyik juga ada aplikasi buku audio macam Storytel ini, Kak. Tapi ini legal kan ya? Mantap!

    BalasHapus
    Balasan
    1. Storytel ini legal, Mbak. Makanya ada biaya berlangganannnya perbulan. Terjangkau juga jadi berlangganan sekali setiap bulan bisa mendengarkan audiobook berkali-kali.

      Hapus
  66. Menarik sekali aplikasi Storytel ini ya, Mbak. Jadi makin penasaran pengen download, nih... Terutama pengen dengerin suara Dian Sastro bacain buku Dunia Sophie...

    BalasHapus
  67. Aku juga dah nyobain aplikasi audiobook storytel ini. Eh ada cerita yg naratornya dian sastro yaaa.. berasa didongengin sama cintaaa

    BalasHapus
  68. aku prefer pakai storytel ini ketimbang ebook sih kak.. soalnya sering ngga okey nih mata kalau baca di gadget. lebih enak didengarkan aja yaa pakai storytel

    BalasHapus
  69. Canggih yaa..
    Aplikasi Audiobook Storytel mengumpulkan sedikit demi sedikit koleksi buku yang dinarasikan dengan apik oleh aktor dan penulis ternama.

    BalasHapus
  70. Aku juga pernah di masa masa ituuu.. Bawa buku kemana mana, jadinya banyak buku yang rusak atau kotor. Sekarang enak ya ada storytel, bisa dikantongin, dan pake headset biar ga ganggu yang lain..

    BalasHapus
  71. fitur audiobook juga membantu biar kita gak terlalu sering ngelihat layar tapi tetep bisa dapat manfaat dari isi bukunya

    BalasHapus
  72. Aku belum nyobain nih dengerin audiobook sebelum tidur soalnya kayaknya bakal langsung ketiduran pas earphone nempel di kuping. Hehe

    BalasHapus
  73. Aku juga ketagihan nh mba dengerin audiobooknya storytel. Enak banget karena bisa tetep baca buku walaupun lagi melakukan kegiatan yang lain. Ngerasa makin produktif gitu, hehe

    BalasHapus